Forum Silatuhrami bersama Mahasiswa UNPAD

 

Forum silaturahmi atau lebih sering disingkat forsil, dapat didefinisikan sebagai suatu wadah atau tempat bertukar pikiran yang dilakukan dengan tujuareceived_10203369164525156n menjalin tali persahabatan. Dengan tujuan itulah HMRH mengadakan forum silaturahmi dengan beberapa perwakilan mahasiswa UNPAD dengan bidang keprofesian yang sekiranya sama dengan HMRH.

“Kenapa forsil diadakan bersama perwakilan mahasiswa UNPAD dengan bidang keprofesian yang sama?”

Forum silaturahmi yang diadakan di kampus ITB Jatinangor tersebut tidak hanya bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi, karena mahasiswa juga dituntut untuk memiliki kesadaran akan kondisi sekitarnya. Oleh karena itu, di dalam forum silaturahmi yang diadakan oleh HMRH juga dibahas mengenai AEC ( Asean Economic Community) 2015. Dengan bidang keprofesian yang sama, diharapkan akan memudahkan proses penyampaian informasi dan memudahkan peserta untuk bertukar pikiran.

Tepat pada tanggal 26 September 2014 sore di selasar asrama ITB Jatinangor, forum silaturahmi dimulai dengan sambutan dari ketua himpunan HMRH dan perkenalan dari masing-masing peserta forum. Himatipan (Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan), Himagro (Himpunan Keprofesian Mahasiswa Agronomi), Klintan (Klinik Tanaman), BEM Fakultas Peternakan, Himatan (Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan), IAAS (International Association of Students in Agricultural and Related Sciences), dan Himpro Agri (Himpunan Keprofesian Agribisnis) menjadi perwakilan dari Universitas Padjajaran. Total peserta yang datang pada forum silaturahmi ini kurang lebih 80 orang.

Setelah masing-masing peserta memperkenalkan diri serta memperkenalkan himpunan/ organisasi yang dibawanya, forum diistirahatkan sejenak karena sudah memasreceived_10203369164565157uki waktu maghrib. Forum dilanjutkan setelah maghrib dengan membahas latar belakang AEC sebagai salah satu materi, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai himpunan. Perbedaan budaya ‘berhimpun’ di Universitas Padjajaran dan ITB dapat terlihat jelas melalui pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta, pun menunjukkan bahwa perbedaan budaya bukanlah hal yang mencegah terhubungnya tali silaturahmi. Forum pada hari itu diakhiri dengan pemberian cinderamata dari ketua himpunan HMRH kepada perwakilan dari UNPAD.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *