BE FAME #9

[SAY NO EW TO GARLIC😱]

Bawang putih (Allium sativum L.) sering dipakai untuk bumbu pada masakan-masakan di Indonesia. Tentu bawang putih bukanlah hal baru di dunia ini. Namun, sadarkah jika di dalam bawang putih ternyata menyimpan banyak manfaat. Penasaran??? Yuk lanjut😚

Lebih dari 100 jenis senyawa kimia yang terkandung di dalam bawang putih. Potensi ini menyebabkan bawang putih memiliki fungsi sebagai obat dari penyakit penyakit tertentu. Wah, asyik. Penyakit apa aja ka yang bisa diobatin pake bawang putih???😯 Ini baru mau dijelasin.

Berdasarkan hasil penelitian, bawang putih mengandung senyawa allin, allisin, ajoene, kelompok alil sulfida, dan alil sistein. Senyawa-senyawa tersebut membuat umbi bawang putih memiliki fungsi sebagai obat anti-diabetes, anti-hipertensi, anti-kolestrol, anti-atherosklerosis, anti-oksidan, anti mikroba, dan anti-kanker. Secara tradisional bawang putih dapat pula dimanfaatkan sebagai obat gangguan pernafasan, sakit kepala, ambeien, sembelit, luka memar atau sayat, cacingan, insomnia, flu, dan gangguan saluran kencing.

Akan tetapi kadar senyawa-senyawa tersebut cenderung kecil.😢 Untuk senyawa allin sendiri hanya terdapat 0,9% dan hanya dapat dimanfaatkan dengan mengekstraksi minyak dari bawang putih. Permasalahan lain adalah, persen penghasilan minyak esensial dari bawang putih yang hanya mencapai 0,06 sampai 0,1%.

Terfapat banyak metode yang dapat digunakan dalam upaya peningkatan persen penghasilan minyak ini. Dari sudut keilmuan bioengineering sendiri terdapat metode bernama biodelignifikasi.

Apa itu? 😱
Stay tuned because next week we’re going to tell you more about it! ☺️👌

Stay curiousss!

#BESmartWithBEFAME 🌿

Content by Harryyanto Ishaq Agashi dan Indira Tjokorda
Poster by Chrisvivi MS dan Indira Tjokorda

Referensi:

Bordia, A., Bansal, H. C., Arora, S. K., & Singh, S. V. (1975). Effect of the essential oils of garlic and onion on alimentary hyperlipemia. Atherosclerosis, 21(1), 15-19.

Hernawan, U. E., & Setyawan, A. D. (2003). REVIEW: Organosulphure compound of garlic (Allium sativum L.) and its biological activities. Biofarmasi, (2), 65-76.

Ghani, M. J. A. (2010). Determination of alliin and allicin in different types garlic using high performance liquid chromatography. Anal. Biochem, 4, 1-14.
Chicago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *